JawaPos. com –Dinas Kebudayaan dan Wisata Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, menyimpan sekitar 8. 000 wisatawan mengunjungi sejumlah objek wisata di Banyuwangi pada Sabtu (31/10) dan Minggu (1/11).

”Tapi Kamis (29/10), wisatawan tembus 14. 000 orang. Tren ini terus naik setiap hari selama liburan cuti bersama pekan ini. Kami langsung memperbarui data dari masing-masing manajer objek wisata, ” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi M. Y. Bramuda seperti dilansir dari Kurun di Banyuwangi.

Dia menjelaskan, ribuan wisatawan yang berkunjung ke Banyuwangi dalam liburan itu didominasi dari sungguh daerah. Mereka mengunjungi objek favorit di Banyuwangi, seperti Pantai Pulau Merah, Bangsring Underwater, dan Agrowisata Tamansuruh.

Maya Subagio, pemilik Didu’s Homestay Banyuwangi, mengaku pada liburan panjang huniannya terisi penuh tamu-tamu dari luar kota. Mereka menghabiskan masa liburan di homestay pinggiran Desa Rejosari, Kecamatan Glagah, tersebut. ”Banyak tamu luar kota yang sudah memesan kamar saya sejak beberapa hari sebelumnya. Awak yakin, kondisi pariwisata di Banyuwangi mulai berangsur pulih, sehingga membawa rezeki bagi kami, homestay yang dimiliki rakyat, ” ujar Maya.

Ketua Perhimpunan Hotel serta Restoran Indonesia (PHRI) Banyuwangi Zaenal Muttaqin menjelaskan, lonjakan hunian kawasan di sejumlah hotel di daerah berjuluk The Sunrise of Java tersebut terjadi sejak 28 Oktober, serta terus melonjak naik selama masa liburan.

”Tercatat 28 hingga 30 Oktober 2020, Aston Hotel mengalami peningkatan hunian tertinggi sejak pandemi, hingga 97 upah. hotel-hotel lain 70 hingga 90 persen, dan bahkan hotel-hotel melati juga meningkat okupansinya, ” kata pendahuluan Zaenal.

Zaenal mengaku optimistis okupansi akan terus menyusun dan angka yang fantastis buat capaian selama lima hari itu (libur panjang cuti bersama).

Sementara itu, PT Angkasa Pura II (Persero) Kantor Bagian Banyuwangi, Jawa Timur, mencatat terjadi lonjakan penumpang pada saat libur panjang cuti bersama Maulid Nabi Muhammad di Bandara Banyuwangi dalam Minggu (1/11). Executive General Manager Bandara Banyuwangi Cin Asmoro menyebutkan, jumlah penumpang di keberangkatan serta kedatangan mencapai 683 orang secara jumlah pergerakan pesawat udara 12 keberangkatan dan kedatangan.

”Jumlah penumpang melebihi dari hari pertama cuti bersama pada Rabu (28/10), yang hanya 403 penumpang untuk keberangkatan maupun kedatangan, ” ujar Cin Asmoro.

PT Angkasa Pura II (Persero) Kantor Cabang Banyuwangi dan semesta pemangku kepentingan lain, lanjut dia, telah melakukan berbagai persiapan terkait dengan pelayanan pada cuti bergandengan, sehingga puncak arus balik secara penerapan protokol kesehatan dapat berlaku dengan baik. Penerapan jarak fisik dijaga, personel fokus mengantisipasi di sejumlah area keberangkatan, pemeriksaan suhu tubuh, dokumen penerbangan, check-in counter, boarding lounge, dan area kedatangan, penyeliaan E-HAC, serta pengawasan di ruangan pusat operasi ( pangkalan operation center/TOC ).

”Kami berkomitmen untuk menjalankan protokol kesehatan secara ketat, yakni dengan membagikan masker kepada para penumpang dan pengunjung di Bandara Banyuwangi, ” tutur Cin Asmoro.

Saksikan video menarik berikut ini: