JawaPos. com   – Kepala Lembaga Pemberdayaan Peternak Mustahik (LPPM) Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Ajat Sudrajat melahirkan, dampak pandemi Covid-19 juga dirasakan peternak binaan mereka. Untuk menekan dampaknya, Baznas menjalankan program aqiqah online dengan menggandeng platform Mumu Apps.

Ajat mengutarakan, dampak pandemi Covid-19 dirasakan para peternak kambing, domba, maupun sapi. ’’Karena peternak kami adalah supplier, sekarang ada pengurangan permintaan, ’’ katanya dalam peluncuran program aqiqah online bertajuk Aqiqah Berdayakan Tempat di Jakarta Selasa (29/9).

Menurut Ajat, program aqiqah itu diharapkan menjadi cara menimbulkan permintaan kambing atau domba pada kalangan peternak. Nanti, daging hewan aqiqah diolah menjadi hidangan oleh peternak dan keluarganya. Kemudian dibagikan masyarakat di sekitar balai peliharaan.

Ajat menjelaskan, menurunnya permintaan hewan ke para peternak disebabkan ada perubahan pola penggunaan di tengah pandemi. Dia mengucapkan, sebelum pandemi, banyak orang yang makan sate di restoran atau tempat makan. Tetapi, selama pandemi ini orang lebih banyak santap di rumah masing-masing.

Saksikan video menarik beserta ini: