JawaPos. com – Bakal calon wakil wali kota (bacawawali) Surabaya Mujiaman Sukirno terus melakukan sosialisasi serta mendekatkan diri pada warga. Kesempatan ini giliran warga Tanah Merah Kala Kedinding yang mendapat kunjungan lantaran mantan Direktur Utama PDAM Surya Sembada tersebut.

Di kesempatan tersebut, Mujiaman bercerita mengenai programnya untuk membangun tandon air. “Selama saya memimpin PDAM, beta perhatikan beberapa titik di Surabaya Timur belum mendapatkan akses tirta bersih. Akhirnya kami membangun pompa dan reservoir, ” ujarnya di dalam Rabu (16/9).

Mujiaman juga menyinggung wilayah Tanah Abang yang berdekatan langsung dengan Sungai Kalimas. Menurutnya, hal itu harus diperhatikan sebagai kesempatan untuk perluasan ekonomi warga. Dia kembali cakap mengenai anggaran dan kemampuan keuangan Surabaya yang mencapai Rp 150 triliun.

“Dengan kekayaan segitu, kami bisa siapkan Rp 150 juta tiap RT. Harapannya, masing-masing RT bisa membangun gedung serbaguna sampai modal usaha masyarakat. Jadi semua bisa sama-sama mampu dan sejahtera, ” ungkapnya.

Bacawawali yang akan mengiringi mantan Kapolda Jawa Timur Machfud Arifin sebagai calon wali praja ini juga mengatakan bahwa dirinya merasa miris melihat warga dengan harus bolak-balik ke tengah praja untuk mengurus berbagai hal.

“Gaji sehari berapa sebenarnya? Itu pun harus dipotong kala harus mengurus perizinan ke Biro Kependudukan dan Catatan Sipil dalam tengah kota. Pembangunan Surabaya itu terlalu terpusat ke tengah praja, ” akunya.

Mujiaman berharap dana Rp 150 juta yang dianggarkan mampu dimanfaatkan buat membuat tempat terpadu. Sehingga, warga bisa datang jam berapa biar. “Kalau nggak dianggarkan, dipikirkan, & dibuatkan program seperti itu, belakang pembangunan kotanya cuma ke induk kota saja, ” pungkasnya.

Saksikan video mengakui berikut ini: