Promo menarik pada undian Data HK 2020 – 2021.

JawaPos. com Derby della Madonnina antara AC Milan versus Inter Milan di Serie A serta Derbi Madrileno antara Atletico Madrid melawan Real Madrid di La Liga ’’naik kelas’’ musim ini.

Tidak sekadar mewarnai giornata maupun jornada, tapi juga berpotensi terlibat dalam persaingan juara.

Di Serie A, tenggat giornata ke-14, AC Milan dan Inter Milan hanya berselisih satu poin (34 berbanding 33). Di La Liga, Atletico dan Real bahkan memiliki poin yang sama (32 poin).

Mengucapkan Juga : Juventus Tumbang, Bisakah AC Milan Bertahan dari Sergapan Lazio?

Tapi, Los Colchoneros berhak menempati posisi teratas sebab diferensiasi gol lebih baik (surplus 21 gol berbanding surplus 17 gol). Atletico juga bermain dua laga lebih sedikit (13 berbanding 15).

Munculnya duo Milan sebagai penantang scudetto tentu memberikan warna baru bagi Serie A yang selama sembilan musim final didominasi Juventus. Saat ini Juve menempati peringkat keenam dan primitif 10 poin oleh AC Milan meski menyisakan satu laga (bermain 13 kali).

’’Kami senang bisa mengakhiri 2020 jadi capolista dan belum terkalahkan di Serie A musim ini, ’’ cakap allenatore AC Milan Stefano Pioli di laman resmi klub.

’’Tapi, persaingan ( scudetto) masih terbuka serta tidak hanya melibatkan kami maupun Inter, ’’ imbuhnya.

Sementara itu, persaingan duo Madrid di La Liga juga tidak biasa atau kali pertama sejak 2013–2014. Saat itu Atletico lulus menjadi juara dan mengubah wujud daftar kampiun La Liga yang selalu menjadi milik salah mulia di antara Real atau FC Barcelona.

Musim ini Barca menghadapi banyak masalah & kini tertinggal 10 angka dengan Atletico maupun Real.

Allenatore Atletico Diego Simeone kepada Marca menyatakan bahwa posisi pertama yang diraih timnya saat ini bakal istimewa dalam paro kedua La Bon. Sebab, Simeone yakin Real semakin konsisten berkaca pada performa belakangan ini.

Musim cerai-berai salah satu kunci kesuksesan Real memenangi La Liga adalah korespondensi pada paro kedua. Sergio Ramos dkk meraih 15 kemenangan berbanding 11 kemenangan di paro perdana. Sebaliknya, Atletico sama-sama meraih 9 kemenangan di paro pertama maupun kedua.

’’Musim masih panjang dan kami harus menutup banyak tugas, ’’ tutur Simeone kepada Diario AS.