Jackpot hari ini Result HK 2020 – 2021.

JawaPos. com – Carsome, platform E-Commerce mobil terintegrasi yang mengklaim dirinya terbesar di Asia Tenggara, mendapat pendanaan Seri D sebesar USD 30 juta atau berkisar Rp 424 miliar dari Asia Partners serta Burda Principal Investments serta Ondine Capital. Pendanaan senilai Rp 424 milliar ini disebut ialah salah satu all-equity financing terbesar dalam sejarah industri otomotif online di Asia Tenggara.

Eric Cheng, Co-founder dan Group CEO Carsome menuturkan bahwa pendanaan saat ini merupakan pendanaan terbesar dalam sejarah Carsome. Dia menyebut kalau pendanaan ini akan menjadi pangkal kuat untuk mewujudkan integrasi digital dari konsumen penjual mobil bekas (mobkas) dealer dan pembeli mobkas di tanah air.

“Pendanaan ini akan kami gunakan untuk memperkuat model bisnis dengan telah ada yaitu Consumer to Business (C2B), dan mempercepat mewujudkan model bisnis baru kami yaitu Business to Consumer (B2C). Kami berharap dapat meluncurkan C2B dan B2C pertama di Asia Tenggara untuk mobil bekas dan kemahiran ritel yang jauh lebih ulung, ” kata Eric melalui fakta tertulisnya kepada JawaPos. com, Rabu (9/12).

Eric menambahkan bahwa dalam enam bulan belakang pendapatan bisnis meningkat dua kala lipat dari sebelum pandemi Covid-19. Ada peningkatan drastis yang datang dari perilaku konsumen di Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Singapura.

“Konsumen terus membeli mobil bekas supaya keluarga mereka lestari aman dan karena mereka ingin beradaptasi dari segi usaha yang dijalankan, ” tambah Eric.

Oliver M. Rippel dari Asia Partners mengamati bahwa kepemimpinan Carsome yang kuat dan contoh bisnis yang kokoh akan meningkatkan potensi pertumbuhan bisnis di kala depan. “Carsome menawarkan solusi satu atap untuk pembeli dan pedagang mobil bekas benar-benar mengesankan. Ana melihat bahwa ini akan menjadi jalan ke depan untuk industri mobil bekas, dan kami berharap dapat bekerja sama dengan Carsome yang sangat cakap dalam menggelar bisnis di seluruh wilayah, ” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Albert Shyy, Managing Director Asia untuk Burda Principal Investments menyebut, kesuksesan Carsome pada digitalisasi pasar mobil bekas dengan solusi satu atap, dan ketahanannya dalam menghadapi pandemi global ialah faktor kunci dalam beberapa kesimpulan investor yang ada untuk berinvestasi kembali di putaran Seri D. Sementara Randolph Hsu, Mitra Pendiri Ondine Capital, lebih melihat pada bagaimana Carsome bisa bertahan ditengah pandemi.

“Kami menyaksikan pertumbuhan dan ketahanan Carsome selama pandemi jadi kami yakin untuk melanjutkan dukungan kami, ” ujar Randolph.

Sejak didirikan, Carsome telah memecahkan rekor perolehan kuartal tertinggi sepanjang sejarah dalam kuartal III 2020. Pada November 2020, Carsome merayakan 100. 000 penjual mobil bekas sebagai sebuah pencapaian besar dalam waktu lima tahun sejak didirikan. Setiap mobil yang bertransaksi di Carsome tunggal akan menjalani inspeksi 175 bercak yang komprehensif.

Tatkala dengan semakin berkembangnya bisnis, Carsome menyebut akan fokus membantu para dealer mobil bekas untuk bersama-sama melewati pandemi Covid-19. Untuk tersebut, Carsome memperkenalkan berbagai insentif dan hadiah bonus untuk dealer mobil bekas di Malaysia, Indonesia dan Thailand di bawah Program Pertolongan Aliansi Dealer dan memberikan Persediaan Dukungan Covid-19 tahun ini buat karyawan yang terdampak pandemi.

[embedded content]