JawaPos. com –  Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim turun gunung nama lain ke lapangan untuk memantau pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM) madrasah di masa pandemi. Hal itu dilakukan ke sekolah di sekitaran kawasan Bogor, Jawa Barat dalam Kamis (30/7) kemarin.

Melihat hal tersebut, Pengamat serta Praktisi Pendidikan Indra Charismiadji menyebutkan, turunnya Nadiem ke lapangan ialah langkah yang bagus. Sebab, telah lama Nadiem tidak melakukan peninjauan sekolah di lapangan.

“Bagus beliau mau turun ke lapangan setelah 10 bulan tidak pernah meninjau lapangan. Semoga bisa mengevaluasi kondisi, ” tuturnya kepada JawaPos. com , Jumat (31/7).

Logat dia, Mendikbud harus mengikuti ragam pendekatan kepada masyarakat dari Kepala Joko Widodo (Jokowi). Apalagi, ancangan yang disebut blusukan itu sudah dijalani Jokowi sejak menjadi Wali Kota Solo.

“Pak Jokowi aja blusukan terus masa menterinya ngga? Semua harus cakap lapangan lah. Ini berarti telat, tapi mending daripada nggak ada sedikit pun. Butuh solusi PJJ (pembelajaran senggang jauh) daring ini, semoga dengan blusukan beliau (Nadiem) punya solusi, ” jelasnya.

Dirinya pun mengharapkan, menteri milenial ini dapat melaksanakan hal tersebut sesering mungkin. Sebab, dengan pantauan dalam lapangan, dia akan semakin tahu letak permasalahan pendidikan Indonesia.

“Mas Menteri punya simpanan buat menyemangati anak. Karena beliau tokoh sukses. Semakin sering beliau blusukan akan baik, ” pungkasnya.

Sebagai informasi, berikut sekolah-sekolah yang dikunjungi Nadiem, antara lain adalah SDN Polisi 1, SMA Regina Pacis, SMP Al Ghazaly, SMK Ma’arif NU Ciomas, serta SMU Muhammadiyah Bogor.

Saksikan video menarik dibawah ini: