Info seputar SGP Hari Ini 2020 – 2021.

JawaPos. com – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya belum menetapkan tersangka dalam kasus mobil polisi melanggar 3 sepeda motor hingga menewaskan seorang warga. Anggota polisi berinisial H dan satu pegendara mobil lainnnya bernisial HN saat ini masih berstatus saksi.

“Saat ini anggota polisi akan nama H ini dan serupa masyarakat yang pakai Hyundai tempat nama HN ini statusnya sedang sebagai saksi, ” kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Penuh Sambodo Purnomo Yogo d Pekerjaan Raya Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (26/12).

Sambodo mengatakan, saat ini pemeriksa masih mengumpulkan alat bukti mengikuti mengumpulkan keteranga saksi. Setelah itu, akan dilakukan gelar perkara penetapan tersangka.

Sambodo memberikan, dalam perkara kecelakaan lalu lintas ini, penyidik harus bekerja secara teliti sebelum menetapkan tersangka. Pasalnya, kecelakaan ini tidak berdiri tunggal. Sebelum mobil Toyota Innova dengan dikendarai aggota polisi menabrak 3 sepeda motor, mobil sempat beradu dengan Hyundai yang dikendarai HN.

“Ada kejadian pada awal, nah nanti akan kita lihat gelar perkaranya dari danau akan ditentukan tersangkanya, ” jelasnya.

Sebelumnya, kecelakaan ajal terjadi di ruas Jalan Sundal Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Daksina. Sebuah mobil yang dikemdarai bagian polisi menabrak 3 besar setelah kendaraannya menyebrang ke jalur bertentangan.

“Infonya mobil daripada arah Mangga Besar arah ke Pasar Minggu. Out of control nyebrang marka pembatas jalan serta nyebrang ke sisi arah berlawanan, ” kata Kanit Lantas Polsek Metro Pasar Minggu Iptu Supriyatni saat dihubungi, Jumat (25/12).

Akibat peristiwa ini, satu orang perempuan langsung meninggal di tempat. Sedangkan 1 korbannya yang lain luka patah kaki dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Tengah itu, 1 korban lainnya tidak mengalami luka, hanya motornya hancur.

“Yang satu (pengemudi) Gojek nggak ada luka cuma motor yang rusak. (Kondisi motor) yang dua parah, yang Gojek juga velg depan rusak, ” imbuh Supriyatni.