JawaPos. com – Ramdan Alamsyah selaku pengacara Vicky Prasetyo menganggap UNDANG-UNDANG ITE yang disangkakan kepada kliennya masih sumir. Lantaran Vicky tidak menyebarkan video adegan penggerebekan. Dia berkilah yang menyebarkannya adalah jalan. Sehingga tidak tepat apabila UNDANG-UNDANG ITE diarahkan kepada kliennya.

Terkait hal tersebut, Angel Lelga memberikan penjelasan. Dia ngerasa UU ITE justru tepat diarahkan kepada Vicky Prasetyo. Sebab, Angel melihat, Vicky orang yang kudu bertanggung jawab atas insiden penggerebakan yang terjadi di rumahnya dengan terletak di bilangan Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada 2018 silam.

“Dia mau menyalahkan jalan lho karena dia mau menyelamatkan kliennya. Tapi buat saya media kan nggak mungkin media tiba-tiba datang minus ada yang ngundang . Kalian membangun tidak mungkin menyebutkan narasi atau apapun kalau nggak ada bahannya. Yang bikin benih siapa coba? ” ungkap Angel Lelga di bilangan Tendean Jakarta Selatan.

Bagi bekas istri Rhoma Irama itu, barang apa yang diungkapkan pengacara Vicky Prasetyo sudah basi dengan selalu mencari jalan mengulang kasus dugaan perzinahan pada persidangan. Sementara kasus itu telah ada kepastian dengan tidak tersedia tindak lanjutnya di kepolisian pokok dianggap tak ada bukti yang cukup.

Terlepas daripada hal itu, Angel Lelga memaklumi usaha pengacara Vicky Prasetyo sedia memberikan pembelaan terhadap kliennya.

Sebelumnya Ramdan Alamsyah memandang UU ITE yang diarahkan pada Vicky Prasetyo masih sumir dengan alasan Vicky tidak menyebarkan gambar yang berisi konten penggerebekan dalam rumah Angel Lelga. Karena dengan menyebarkannya adalah media.

“Pencemaran nama baik yang diarahkan kepada klien kami masih sumir, ” kata Ramdan Alamsyah era ditemui di PN Jakarta Daksina Rabu (26/8).

Saksikan video menarik berikut itu: